Senin, 09 September 2013

Mengenal sistem kekerabatan suku Bugis



Sistem kekerabatan orang Bugis disebut assiajingeng yang mengikuti sistem bilateral atau sistem yang mengikuti pergaulan hidup dari ayah maupun dari pihak ibu. Garis keturunan berdasarkan kedua orang tua sehingga seorang anak tidak hanya menjadi bagian dari keluarga besar ayah tapi juga menjadi bagian dari keluarga besar ibu.
Hubungan kekerabatan atau assiajingeng ini dibagi dua yaitu siajing mareppe (kerabat dekat) dan siajing mabella (kerabat jauh). Kerabat dekat atau siajing mareppe adalah penentu dan pengendali martabat keluarga. Siajing mareppe inilah yang akan menjadi tu masiri’ (orang yang malu) bila ada perempuan anggota keluarga mereka yang ri lariang (dibawa lari oleh orang lain). Mereka punya kewajiban untuk menghapus siri’ atau malu tersebut.
Anggota siajing mareppe didasarkan atas dua jalur, yaitu reppe mereppe atau anggota kekeluargaan berdasarkan hubungan darah dan siteppang mareppe (sompung lolo) atau anggota kekeluargaan berdasarkan hubungan perkawinan.
Anggota keluarga yang termasuk reppe mareppe, yaitu:
  • Iyya, saya (yang bersangkutan)
  • Indo, ibu kandung.
  • Ambo, Ayah kandung.
  • Lato’, Kakek kandung baik dari pihak ayah maupun ibu.
  • Nene’, ibu kandung baik dari pihak ayah maupun ibu.
  • Silessureng makkunrai, saudara kandung perempuan.
  • Silessureng woroani, saudara kandung laki-laki.
  • Ana, anak kandung.
  • Anaure, ponakan kandung.
  • Amaure, paman kandung.
  • Inaure/ amaure makkunrai, bibi kandung
  • Eppo, cucu kandung.
Sedangkan anggota keluarga yang termasuk siteppang mareppe adalah:
  • Baine, istri
  • Matua, ibu atau ayah mertua.
  • Ipa woroane, ipar laki-laki.
  • Ipa makkunrai, ipar perempuan.
  • Manettu, menantu.
Kerajaan Bone juga masih mengenal sistem pembedaan strata dalam kehidupan sosial. Beberapa jenis strata sosial yang ada di kerajaan Bone adalah sebagai berikut:
  • Ana’ mattola: yang berhak mewarisi tahta dan dipersiapkan untuk menjadi arung (raja/ratu). Tingkatan ini terbagi atas dua sub golongan: ana’ sengngeng dan ana’ rajeng.
  • Ana’ cera siseng: anak yang berdarah campuran kedua sub di atas yang menikah dengan perempuan biasa.
  • Ana’ cera’ dua: anak hasil pernikahan cera’ siseng dengan perempuan biasa.
  • Ana’ cera tellu: anak hasil pernikahan cera dua dengan perempuan biasa. Ketiga lapisan cera’ ini menduduki golongan bangsawan menengah. Perkawinan anak cera’ tellu dengan perempuan biasa akan menghasilkan bangsawan rendah: ampi cinaga, anakkarung maddara-dara dan anang.
  • Tau sama (orang biasa) / tau maradeka (orang bebas): kalangan ini adalah kalangan rakyat biasa atau rakyat jelata. Kalangan ini masih dibedakan atas keturunan leluhurnya yang masih terhitung bangsawan betapapun rendahnya lapisan dan berapa jauh hubungannya.
  • Ata (hamba sahaya): golongan ini adalah strata terendah, diisi oleh mereka yang kehilangan kemerdekaan karena suatu ikatan langsung atau suatu sebab khusus.
Pembagian strata ini bertahan hingga masa kemerdekaan dan perlahan-lahan meluntur hingga saat ini. Meski begitu dalam berbagai hal masyarakat Bone masih mempertanyakan soal strata ini utamanya ketika akan meminang gadis atau melangsungkan pernikahan.

Sejarah Berdirinya Suku BUGIS

Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata “Bugis” berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan “ugi” merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu La Sattumpugi.

Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari Sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio.

Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton.

Perkembangan
Dalam perkembangannya, komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan. Masyarakat ini kemudian mengembangkan kebudayaan, bahasa, aksara, dan pemerintahan mereka sendiri. Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng dan Rappang. Meski tersebar dan membentuk suku Bugis, tapi proses pernikahan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar.

Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, Barru. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene Kepulauan. Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang. Kerajaan Luwu adalah kerajaan yang dianggap tertua bersama kerajaan Cina (yang kelak menjadi Pammana), Mario (kelak menjadi bagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan)

Masa Kerajaan Bone
Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi, yang kemudian muncul seorang To Manurung yang dikenal Manurungnge ri Matajang. Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan legislatif yang dikenal dengan istilah ade pitue.

Kerajaan Makassar
Di abad ke-12, 13, dan 14 berdiri kerajaan Gowa, Soppeng, Bone, dan Wajo, yang diawali dengan krisis sosial, dimana orang saling memangsa laksana ikan. Kerajaan Makassar kemudian terpecah menjadi Gowa dan Tallo. Tapi dalam perkembangannya kerajaan kembar ini kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar.

Kerajaan Soppeng
Di saat terjadi kekacauan, di Soppeng muncul dua orang To Manurung. Pertama, seorang wanita yang dikenal dengan nama Manurungnge ri Goarie yang kemudian memerintah Soppeng ri Aja. dan kedua, seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. Akhirnya dua kerajaan kembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng.

Kerajaan Wajo
Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari berbagai arah yang berkumpul di sekitar danau Lampulungeng yang dipimpin seorang yang memiliki kemampuan supranatural yang disebut puangnge ri lampulung. Sepeninggal beliau, komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. Datangnya Lapaukke seorang pangeran dari kerajaan Cina (Pammana) beberapa lama setelahnya, kemudian membangun kerajaan Cinnotabi. Selama lima generasi, kerajaan ini bubar dan terbentuk Kerajaan Wajo.

Konflik antar Kerajaan
Pada abad ke-15 ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat, dan Soppeng serta Wajo mulai muncul, maka terjadi konflik perbatasan dalam menguasai dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. Kerajaan Bone memperluas wilayahnya sehingga bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. Sementara, di utara, Bone bertemu Luwu di Sungai Walennae. Sedang Wajo, perlahan juga melakukan perluasan wilayah. Sementara Soppeng memperluas ke arah barat sampai di Barru.

Perang antara Luwu dan Bone dimenangkan oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwu kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. Sungai Walennae adalah jalur ekonomi dari Danau Tempe dan Danau Sidenreng menuju Teluk Bone. Untuk mempertahankan posisinya, Luwu membangun aliansi dengan Wajo, dengan menyerang beberapa daerah Bone dan Sidenreng. Berikutnya wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. Wajo kemudian bergesek dengan Bone. Invasi Gowa kemudian merebut beberapa daerah Bone serta menaklukkan Wajo dan Soppeng. Untuk menghadapi hegemoni Gowa,

Kerajaan Bone, Wajo dan Soppeng membuat aliansi yang disebut “tellumpoccoe”.

Penyebaran Islam
Pada awal abad ke-17, datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas perintah Sultan Iskandar Muda dari Aceh. Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri Bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo, Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu, dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba.

Kolonialisme Belanda

Pertengahan abad ke-17, terjadi persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga terjadi beberapa kali pertempuran. Sementara Arumpone ditahan di Gowa dan mengakibatkan terjadinya perlawanan yang dipimpin La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Palakka. Arung Palakka didukung oleh Turatea, kerajaaan kecil Makassar yang tidak sudi berada dibawah Gowa. Sementara Sultan Hasanuddin didukung oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo, Maradia Mandar, dan Datu Luwu. Perang yang dahsyat mengakibatkan benteng Somba Opu luluh lantak. Kekalahan ini mengakibatkan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa.

Pernikahan Lapatau dengan putri Datu Luwu, Datu Soppeng, dan Somba Gowa adalah sebuah proses rekonsiliasi atas konflik di jazirah Sulawesi Selatan. Setelah itu tidak adalagi perang yang besar sampai kemudian di tahun 1905-6 setelah perlawanan Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan, maka masyarakat Bugis-Makassar baru bisa betul-betul ditaklukkan Belanda. Kosongnya kepemimpinan lokal mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring, yaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong setelah penaklukan. Kerajaan tidak lagi berdaulat, tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan pemerintah kolonial Hindia Belanda, sampai kemudian muncul Jepang menggeser Belanda hingga berdirinya NKRI.

Masa Kemerdekaan
Para raja-raja di Nusantara bersepakat membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. Pada tahun 1950-1960an, Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan pemberontakan. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis meninggalkan kampung halamannya. Pada zaman Orde Baru, budaya periferi seperti budaya di Sulawesi benar-benar dipinggirkan sehingga semakin terkikis. Sekarang generasi muda Bugis-Makassar adalah generasi yang lebih banyak mengkonsumsi budaya material sebagai akibat modernisasi, kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Orde Baru yang meminggirkan budaya mereka. Seiring dengan arus reformasi, munculah wacana pemekaran. Daerah Mandar membentuk propinsi baru yaitu Sulawesi Barat. Kabupaten Luwu terpecah tiga daerah tingkat dua. Sementara banyak kecamatan dan desa/kelurahan juga dimekarkan. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas, malah semakin sempit akibat bertambahnya populasi dan transmigrasi.

Bugis Perantauan
Kepiawaian suku Bugis-Makasar dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas, dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia, Filipina, Brunei, Thailand, Australia, Madagaskar dan Afrika Selatan. Bahkan, di pinggiran kota Cape Town, Afrika Selatan terdapat sebuah suburb yang bernama Maccassar, sebagai tanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka.

Penyebab Merantau
Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat diraih melalui kemerdekaan.

Bugis di Kalimantan Selatan
Pada abad ke-17 datanglah seorang pemimpin suku Bugis menghadap raja Banjar yang berkedudukan di Kayu Tangi (Martapura) untuk diijinkan mendirikan pemukiman di Pagatan, Tanah Bumbu. Raja Banjar memberikan gelar Kapitan Laut Pulo kepadanya yang kemudian menjadi raja Pagatan. Kini sebagian besar suku Bugis tinggal di daerah pesisir timur Kalimantan Selatan yaitu Tanah Bumbu dan Kota Baru.

Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia
Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17, banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jabatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lainnya, ikut serta meninggalkan Sulawesi menuju kerajaan-kerajaan di tanah Melayu. Disini mereka turut terlibat dalam perebutan politik kerajaan-kerajaan Melayu. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang merupakan keturunan Bugis.

Minggu, 08 September 2013

Arti Warna Ungu dan Karakter Penggemar nya

Warna ungu memiliki arti sebagai berikut:
Positif: kebangsawanan, spirituality, kemewahan, ambition, empati, pencerahan.
Negatif: misteri, angkuh, arogan, sensitif.

Warna ungu sering digunakan untuk menggambarkan kemewahan dan kebangsawanan. Warna ini memberi kesan spiritual dan misterius, tapi selain itu juga memberi kesan sensual, feminim, anggun, dan antik.
Warna ungu yang gelap dapat memancarkan kekuatan, bisa manambah kekuatan intuisi, fantasi dan imajinasi, kreatif, sensitif, memberi inspirasi dan obsesif. Contoh pada saat presentasi, ungu dapat membantu presenter untuk mengeluarkan ide – ide yang brilian.
Pada umumnya, penggemar warna ungu adalah orang – orang yang optimis dan berani. Mereka tidak pernah ragu dalam melakukan pekerjaan yang sedang mereka kerjakan dan mereka yakini kalau itu benar. Penggemar warna ungu memiliki sifat negosiator. Mereka memiliki keinginan yang kuat untuk menyenangkan diri sendiri dan juga orang lain. Walaupun begitu, mereka bukanlah orang yang mudah bersikap terbuka. Mereka cenderung sedikit misterius. Karena sifat yang kurang terbuka inilah mereka terkesan
 agak sombong. Penggemar ungu biasanya juga menyukai barang – barang mewah dan mahal.
Wanita yang menyukai warna ungu biasanya mereka adalah orang yang sangat feminin dan sangat romantis. Mereka adalah seorang idealis, memiliki daya intuitif sangat tinggi, dan sangat visioner. Ia seorang konseptor yang  inovatif. Dalam hal percintaan, hanya pria yang kuat mental yang bisa mendekati dan menjadi kekasihnya. Wanita penggemar ungu selalu ingin dimanjakan oleh sang kekasih. Sifat cemburu mereka cukup besar. Bila sudah mencintai sesuatu, cinta mereka sangat kuat, dan akan sangat marah bila dihianati.

Untuk pria yang menyukai warna ungu, mereka adalah orang – orang yang melihat jauh kedepan. Baginya pendidikan itu nomor satu. Mereka memilih lebih lama menghabiskan waktu bersama buku dibandingkan dengan kekasihnya. Pria pecinta ungu selain adalah golongan pekerja keras, mereka juga termasuk orang yang perfectionist.  Merekapun banyak digilai oleh para wanita. Namun sama halnya dengan wanita ungu, hanya orang – orang yang bermental kuat saja yang mampu menjadi kesasihnya.

Rabu, 04 September 2013

Resep Kek Batik Biskut Mari





Kek Batik Biskut Marie

Bahan-bahan:
1 paket milo (saiz paling kecil)
1 bungkus biskut marie (Dipatahkan kepada 4 bahagian)
1 ketul butter (250g)
1/2 tin susu pekat manis
1 sudu besar esen vanilla



Cara-cara:
1. Cairkan butter di dalam kuali/periuk
2. Setelah butter cair, masukkan milo dan susu. Kacau non stop jangan bagi berketul2
3. Apabila sebati, masukkan esen vanilla. Kacau lagi
4. Apabila adunan tadi menjadi pekat dan mendidih
5. Masukkan biskut marie yang telah dipatah-patahkan
6. Gaulkan sehingga biskut marie tadi diseliputi dengan adunan coklat
7. Angkat, dan terus masukkan dalam loyang. Mampat-mampatkan adunan supaya tiada ruang antara biskut tadi
8. Apabila dah siap, masukkan dalam fridge (bahagian ais) lebih kurang 4 jam
Sedia di makan :)



::: Kalau nak kek batik jadi lembut, masukkan kek dalam fridge bahagian ais...Keluarkan 30 minit awal sebelum makan...Kek mesti lembut dan senang dipotong...Siap! boleh makan :)

::: Petua lain untuk melembutkan kek batik, biarkan biskut marie masuk angin/lemau...so, baru proceed untuk buat kek...

::: Tapi kalau suka yang kek batik yang rangup, letak dalam fridge bahagian biasa tu pun dah ok!


 

chord gitar forever and always-Taylor Swift

    Cadd9           G              D
Once upon a time, I believe it was a Tuesday
       Cadd9                      G             D
When I caught your eye, we caught onto something
         Cadd9             G                D
I hold onto the night, you looked me in the eye
            Cadd9     D
And told me you loved me, were you just kidding?

          Cadd9           G                 D
'Cause it seems to me his thing is breaking down
          Cadd9                     G          D
We almost never speak, I don't feel welcome anymore
          Cadd9
Baby what happened
                         G
Please tell me cause one second it was perfect
           D
Now you're halfway out the door


            Cadd9                  G
And I stare at the phone, he still hasn't called
             D                         Em7
And then you feel so low you can't feel, nothing at all
        Cadd9             G                   D
And you flashback to when he said forever and always

           Cadd9                  G
Oh, and it rains in your bedroom, everything is wrong
   D                              Em7
It rains when you're here and it rains when you're gone
       Cadd9            G                    D
'Cause I was there when you said forever and always


      Cadd9                  G                D
Was I out of line? Did I say something way to honest?
         Cadd9               G             D
Made you run and hide like a scared little boy
           Cadd9                   G              D
I looked into your eyes, thought I knew you for a minute
        Cadd9  D
Now I'm not so sure
 
             Cadd9     (G)            (D)
So here's to everything coming down to nothing
          Cadd9        G              D
Here's to silence that cuts me to the core
              Cadd9
Where is this going?
          G          D            Cadd9    D        
Thought I knew for a minute but I don't anymore


            Cadd9                  G
And I stare at the phone, he still hasn't called
             D                         Em7
And then you feel so low you can't feel, nothing at all
        Cadd9             G                   D
And you flashback to when he said forever and always

           Cadd9                  G
Oh, and it rains in your bedroom, everything is wrong
   D                              Em7
It rains when you're here and it rains when you're gone
       Cadd9            G                    D
'Cause I was there when you said forever and always


                      Em D C
Did you mean it baby?
                 Em D C D
I don't think so

Cadd9 G D Em7 Cadd9 G D

   Em7            Cadd9
Oh back up, baby back up
           D
Did you forget everything?
Em7            Cadd9
Back up, baby back up
           D          Cadd9 D
Did you forget everything?


          Cadd9                  G
'Cause it rains in your bedroom, everything is wrong
   D                              Em7
It rains when you're here and it rains when you're gone
       Cadd9            G                    D
'Cause I was there when you said forever and always

           Cadd9                  G
Oh I stare at the phone, he still hasn't called
             D                         Em7
And then you feel so low you can't feel, nothing at all
        Cadd9             G                   D
And you flashback to when we said forever and always

       Cadd9                  G
And it rains in your bedroom, everything is wrong
   D                              Em7
It rains when you're here and it rains when you're gone
       Cadd9            G                    D
'Cause I was there when you said forever and always


                        Em D C
You didn't mean it baby
                            Em D C
You said forever and always

Selasa, 03 September 2013

Ada 8 Taman Bunga Terindah di Dunia

Banyak taman di dunia apalagi di indonesia yang sangat indah. Namun tahukah anda bahwa ada taman yang terindah di dunia?
Berikut ini adalah taman bunga yang sangat indah yang terdapat di berbagai negara di dunia.


1. The United States Botanic Garden, Washington, D.C.



Ketika Kongres beraksi di tahun 1820 untuk menjadikan taman ini sebagai taman nasional, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Hari ini, taman nasional tertua yang terletak di ibukota Amerika ini dikunjuni 1 juta orang setiap tahun nya. Taman ini menciptakan situasi dari seperti di hutan sampai seperti di padang.


2. The Skagit Valley, Washington state


Taman ini masuk dalam daftar "1000 tempat yang harus anda kunjungi sebelum anda meninggal". Banyak sekali bunga-bunga tulip, daffodils, dan sebagainya di sini.


3. The Dallas Arboretum


Taman ini adalah taman yang masih berusia sejagung, baru dibentuk kurang dari 30 tahun yang lalu. Tempat yang paling bagus adalah di Jonsson Color Garden dimana tulip daffodils, semuanya menanti anda di sana.


4. The Missouri Botanical Garden, St. Louis


Ditemukan di tahun 1859, taman seluas 79 hektar ini memanjakan pengunjungnya dengan pemandangan-pemandangan bunga yang indah dan berwarna warni. Taman bernuansa Jepang ini banyak sekali dikunjungi oran-orang dari mancanegara.


5. The Huntington Botanical Gardens, San Marino, Calif


Taman bunga ini berada di luar Los Angeles dan telah diubah dari tempat kerja petani ke sura bagi pecinta bunga. Taman ini mempunya lebih dari 14000 jenis tanaman seperti bunga lily, dan mawar. Juga tidak ketinggalan bunga-bunga dari negara subtropis dan Australia.


6. Royal Botanic Gardens, Kew, Inggris


Taman bunga ini biasa dipanggil dengan Taman bunga Kew dan mempunyai luas lebih dari 300 hektar dan merupakan kebun yang mempunyai koleksi tanaman terbesar di dunia. Di kebun ini, musim semi berarti ledakan lebih dari 5 juta bola lampu yang berwarna warni. Tanab ubu sydag berumur lebih dari 250 tahun dengan bunga-bunga tulip, daffodils, crocuses, irisis, snowdrops, dan bluebells. Seiring dengan masuknya musim semi, para pengunjung bisa melihat bunga violas, pansies, nasturtiums, dan lain sebagainya.


7. Keukenhof, Belanda


Tulip adalah simbol nasional dari Belanda dan muncul di berbagai sejarah Belanda. Princess Maxima (dengan bantuan istri president Rusia) memimpin acara pembukaan Taman keukenhof tahun ini. Lebih dari 7 juta bunga tulips dalam 100 jenis ditanam dengan tangan setiap tahun di taman yang seluan 80 hektar.

8. Butchart Gardens, Victoria, British Columbia


Ratusan Ribu bunga-bunga mekar dengan berbagai warna di keajaiban hortikultural ini. Bunga-bunga seperti bunga pansies, scillas, daphnes, dan forsythis semuanya berbaris membentuk sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya.


Demikian 8 Taman Bunga Terindah di Dunia, adakah yang lebih indah?

Minggu, 01 September 2013

I Remember-Mocca

I remember…
The way you glanced at me, yes I remember
I remember…
When we caught a shooting star, yes I remember
I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
Do you remember… ?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember…
When my father thought you were a burglar
I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
I remember…
The way you read your books,
Yes I remember
The way you tied your shoes,
Yes I remember
The cake you loved the most,
Yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
Yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
Yes I remember